Dofollow adalah sebutan tidak resmi untuk link biasa yang dapat meneruskan sinyal peringkat ke halaman tujuan, sedangkan nofollow adalah atribut rel=”nofollow” yang meminta Google tidak meneruskannya. Sejak 2020, Google memperlakukan nofollow sebagai petunjuk, bukan perintah mutlak. Atribut kecil di kode HTML ini menentukan apakah sebuah backlink ikut menyumbang sinyal peringkat. Bagi pemilik website yang sedang membangun atau membeli backlink, memahami bedanya bisa mencegah budget terbuang.
Apa Itu Dofollow?
Dofollow bukan atribut resmi HTML. Istilah ini dipakai untuk menyebut link biasa yang tidak diberi atribut rel=”nofollow”, rel=”sponsored”, atau rel=”ugc”. Link seperti ini dapat meneruskan sinyal peringkat ke halaman tujuan.
<a href=”https://pakarjasa.co.id/jasa-seo/”>jasa SEO</a>
Di WordPress dan sebagian besar CMS, link yang Anda sisipkan di artikel otomatis berstatus dofollow. Anda tidak perlu menambahkan kode apa pun.
Apa Itu Nofollow, Sponsored, dan UGC?
Nofollow adalah atribut rel=”nofollow” yang meminta mesin pencari tidak meneruskan sinyal peringkat ke halaman tujuan. Pada 2019 Google menambahkan dua atribut yang lebih spesifik, dan sejak 1 Maret 2020 ketiganya diperlakukan sebagai petunjuk (hint), bukan perintah mutlak.
| Atribut | Kode | Dipakai untuk |
| Nofollow | rel=”nofollow” | Link yang tidak ingin Anda dukung atau rekomendasikan |
| Sponsored | rel=”sponsored” | Link berbayar, iklan, endorse, atau afiliasi |
| UGC | rel=”ugc” | Link di konten buatan pengguna seperti komentar dan forum |
Atribut boleh digabung, misalnya rel=”sponsored nofollow” untuk link berbayar, agar tetap dipahami oleh mesin pencari yang belum mengenali atribut sponsored.
Perbedaan Backlink Dofollow dan Nofollow
| Aspek | Dofollow | Nofollow |
| Sinyal peringkat | Dapat diteruskan ke halaman tujuan | Diminta tidak diteruskan (sebagai petunjuk) |
| Contoh sumber umum | Artikel media, guest post, link editorial | Komentar blog, profil media sosial, forum, link berbayar yang patuh |
| Kapan dipakai | Link yang benar-benar Anda rekomendasikan | Link berbayar, tidak terpercaya, atau dari pengguna |
Backlink nofollow tetap bernilai. Link dari forum atau media sosial bisa mendatangkan pengunjung, memperkenalkan brand, dan membuat profil link terlihat alami.
Satu aturan yang tidak boleh dilanggar: link yang dibayar wajib diberi atribut sponsored atau nofollow. Membeli backlink dofollow untuk memanipulasi peringkat melanggar pedoman spam Google.
Cara Mengecek Link Nofollow/Dofollow
- Klik kanan link di browser, pilih Inspect, lalu lihat apakah tag <a> memiliki atribut rel.
- Buka laporan Links di Google Search Console untuk melihat website yang menautkan ke Anda.
- Gunakan Ahrefs atau Semrush untuk melihat rasio dofollow dan nofollow dari seluruh backlink.
Studi Kasus: Toko Online Sparepart Motor di Pekanbaru
Skenario berikut adalah ilustrasi hipotetis berdasarkan parameter yang realistis untuk industri ini. Angka dan proses mencerminkan praktik nyata, sedangkan profil bisnis adalah fiktif dan tidak merepresentasikan klien PAKAR Jasa manapun.
Sebuah toko online sparepart motor di Pekanbaru memiliki 480 backlink dari 35 referring domains, dengan 92% dofollow dari link yang berisiko. Hanya 4 keyword produk di halaman 1, dan peringkat turun 30% setelah core update.
Profil backlink-nya tidak alami: hampir semua dofollow dengan anchor yang sama. Tim PAKAR Jasa melakukan perbaikan berikut:
- Mengaudit backlink dengan Search Console dan Ahrefs, lalu mendisavow 210 link dari domain spam.
- Membangun 18 backlink baru dari komunitas otomotif, forum, dan media lokal Riau, campuran dofollow dan nofollow.
- Memvariasikan anchor text menjadi branded dan deskriptif.
Dalam 5 bulan, referring domains berkualitas naik menjadi 52, rasio dofollow menjadi 68%, 19 keyword produk masuk halaman 1, dan klik organik naik dari 2.100 menjadi 4.600 per bulan.
Kapan Perlu Bantuan Link Building Profesional?
- Membeli backlink massal tanpa tahu atribut dan sumbernya.
- Laporan backlink dipenuhi domain yang tidak relevan atau spam.
- Peringkat turun setelah membeli paket backlink.
Jasa SEO PAKAR Jasa membangun backlink dari website bereputasi tanpa bot dan spam, sehingga profil link Anda tetap alami dan aman dari penalti.
Kesimpulan
- Dofollow adalah link biasa yang dapat meneruskan sinyal, nofollow meminta sinyal tidak diteruskan.
- Backlink nofollow tetap berguna untuk traffic, brand, dan profil link yang alami.
- Link berbayar wajib diberi atribut sponsored atau nofollow.
Ragu dengan kualitas backlink website Anda?
Hubungi kami melalui WhatsApp: 0811-1892-527 | Layanan: pakarjasa.co.id/jasa-seo/
FAQ Dofollow dan Nofollow
Q: Apa itu dofollow?
A: Dofollow adalah sebutan tidak resmi untuk link biasa yang tidak diberi atribut rel nofollow, sponsored, atau ugc. Link ini dapat meneruskan sinyal peringkat ke halaman tujuan. Di WordPress dan sebagian besar CMS, 100% link yang Anda sisipkan di artikel otomatis berstatus dofollow kecuali Anda menambahkan atribut tertentu.
Q: Apa itu nofollow?
A: Nofollow adalah atribut rel=”nofollow” pada tag link yang meminta mesin pencari tidak meneruskan sinyal peringkat ke halaman tujuan. Sejak 1 Maret 2020, Google memperlakukan nofollow sebagai petunjuk, bukan perintah mutlak. Atribut ini umum dipakai di komentar, media sosial, dan link yang tidak ingin didukung pemilik website.
Q: Apakah backlink nofollow berguna untuk SEO?
A: Berguna, meski tidak langsung seperti dofollow. Backlink nofollow bisa mendatangkan traffic referral, memperkenalkan brand ke audiens baru, dan membuat profil link terlihat alami.
Q: Apa beda rel nofollow, sponsored, dan ugc?
A: Ketiganya diperkenalkan Google pada 2019. Sponsored untuk link berbayar, iklan, atau hasil endorse. Ugc untuk link di konten buatan pengguna seperti komentar dan forum. Nofollow untuk link lain yang tidak ingin Anda dukung. Anda boleh menggabungkan, misalnya rel=”sponsored nofollow”, untuk link berbayar.
Q: Bagaimana cara mengecek link dofollow atau nofollow?
A: Ada 2 cara. Klik kanan link di browser, pilih Inspect, lalu lihat apakah tag link memiliki atribut rel=”nofollow”, “sponsored”, atau “ugc”. Jika tidak ada, link itu dofollow. Untuk mengecek ratusan backlink sekaligus, gunakan laporan Links di Google Search Console atau tools seperti Ahrefs dan Semrush yang menampilkan rasio keduanya.