Memahami search intent adalah salah satu langkah penting yang harus diketahui oleh para praktisi digital marketing, khususnya SEO Specialist untuk memastikan konten yang dibuat relevan dengan apa yang sering dicari oleh user. Untuk mengetahui apa itu search intent, apa saja jenisnya, dan pentingnya bagi SEO, simak selengkapnya di artikel ini!
Apa Itu Search Intent?
Search intent adalah maksud atau tujuan user saat mengetikkan keyword di mesin pencari. Ketika user mengetikkan suatu keyword di Google, mereka memiliki ekspektasi sendiri apa yang akan muncul di hasil pencarian. Contohnya, user mencari “jasa SEO di Jakarta” maka user tersebut mencari digital marketing agensi di Jakarta yang menyediakan jasa SEO. Contoh lainnya, ketika user mencari “apa itu SEO” maka ia mengharapkan informasi SEO yang akan muncul di hasil pencarian.
Pentingnya Mengetahui Search Intent untuk SEO
Mengetahui search intent dari pada user sangat diperlukan agar:
Meningkatkan relevansi konten
Dengan membuat konten yang sesuai dengan maksud yang diinginkan oleh user, Google akan lebih memungkinkan untuk menampilkan halaman Anda di hasil pencarian karena konten dinilai relevan.
Meningkatkan CTR (Click-Through Rate)
Meta title dan meta description yang sesuai dengan search intent akan meningkatkan keinginan user untuk klik dan mengunjungi website Anda.
Meningkatkan pengalaman pengguna
Ketika Anda membuat konten yang sesuai dengan ekspektasi user, maka user akan lebih merasa puas dalam melihat seluruh konten yang sesuai dengan keinginannya.
Jenis Search Intent
Search intent memiliki berbagai jenis, berikut penjelasannya:
Informational Keyword
Informational keyword atau informational intent adalah kata kunci yang menunjukkan bahwa user sedang mencari jawaban atau informasi tertentu. Google sendiri kebanyakan digunakan untuk mencari informasi, sehingga mengoptimasi website Anda dengan informational keyword adalah salah satu langkah yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan ranking SEO dan traffic website. Biasanya, keyword yang bersifat informasional intent akan digunakan dalam artikel sehingga penjelasan informasi dapat lebih lengkap dan sesuai dengan keinginan user.
Berikut contoh informational keyword:
- Apa itu SEO
- Cara optimasi SEO
- Fungsi SEO pada website
Navigational Keyword
Navigational keyword atau navigational intent adalah kata kunci yang menunjukkan user sedang mencari website atau halaman tertentu. Biasanya, user sudah mengetahui website apa yang ingin dicari, namun belum mengetahui URLnya. Contohnya, ketika user ingin mengunjungi website PAKAR Jasa, mereka akan mengetikkan “pakar jasa” pada halaman pencarian. Contoh lainnya adalah “login Facebook” yang mana user mencari URL untuk masuk ke dalam profile Facebook.
Transactional Keyword
Transactional keyword atau transactional intent adalah jenis keyword yang menunjukkan bahwa user sedang mengarah pada pembelian. Dengan intent ini, biasanya user sudah mengetahui apa yang ingin dicari. Berikut contoh transactional keyword:
- Beli tumbler
- Harga jasa SEO
- Diskon lip tint
Commercial Keyword
Commercial keyword atau commercial intent adalah keyword yang menunjukkan keinginan user untuk mencari terlebih dahulu rekomendasi dari produk/jasa yang dicari. Biasanya user sudah mengetahui apa yang dicari, namun masih perlu pertimbangan terlebih dahulu, baik itu dari spesifikasi, ulasan, atau rekomendasi lainnya. Berikut beberapa contoh commercial keyword:
- Spesifikasi laptop A
- Rekomendasi jasa SEO
- Review lip tint B
Untuk mengetahui search intent dari suatu keyword, Anda bisa mencarinya dalam Google untuk melihat hasil pencariannya dan mengidentifikasi search intent dari keyword tersebut. Setelah mengetahui search intent dari setiap keyword, Anda bisa menuangkannya dalam konten yang relevan. Jika Anda masih kesulitan untuk mengimplementasikan hal ini, hubungi PAKAR Jasa sekarang untuk meningkatkan ranking website Anda melalui jasa SEO kami! Klik di sini untuk detail layanan kami!