Dalam dunia bisnis digital, memahami perjalanan calon pembeli adalah kunci sukses dalam meningkatkan penjualan. Salah satu tahapan yang paling krusial namun sering terlewatkan adalah tahap tengah.
Secara teknis, MOFU adalah singkatan dari Middle of Funnel, yaitu sebuah fase di mana calon pelanggan sudah mengenal merek Anda, tetapi mereka masih ragu untuk melakukan pembelian.
Pada tahap ini, tugas Anda bukan lagi sekadar mencari perhatian, melainkan meyakinkan calon pelanggan bahwa produk Anda adalah solusi terbaik dibandingkan kompetitor.
Apa Itu MOFU (Middle of Funnel)?
Setelah melewati tahap perkenalan (TOFU), audiens akan masuk ke tahap MOFU. Jika pada tahap awal orang hanya sekadar tahu nama brand Anda, di tahap MOFU mereka mulai menaruh minat yang lebih serius.
Mereka mungkin sudah mem-follow media sosial Anda, mengunjungi website beberapa kali, atau bahkan mendaftar ke newsletter.
Secara sederhana, MOFU adalah jembatan antara rasa penasaran dan keputusan untuk membeli. Di sini, audiens sedang melakukan riset mendalam. Mereka mulai membandingkan harga, fitur, dan manfaat yang Anda tawarkan dengan bisnis serupa di luar sana.
Fungsi MOFU dalam Digital Marketing
Mengapa tahap ini sangat penting? Tanpa strategi yang kuat di bagian tengah ini, calon pelanggan yang sudah tertarik bisa saja hilang begitu saja. Berikut adalah beberapa fungsi utamanya:
Membangun kepercayaan calon pelanggan
Kepercayaan tidak datang secara instan. Melalui pendekatan MOFU yang tepat, Anda bisa menunjukkan profesionalisme dan keahlian di bidangnya. Dengan memberikan informasi yang jujur dan solutif, audiens akan merasa lebih aman untuk bertransaksi dengan Anda.
Mengedukasi audiens tentang solusi dan value produk
Banyak pelanggan tahu mereka punya masalah, tapi tidak tahu cara menyelesaikannya. Di sinilah peran kami untuk menjelaskan bagaimana produk kami dapat menjadi jawaban atas masalah tersebut. Fokusnya bukan lagi sekadar “jualan”, tapi memberikan nilai tambah (value).
Menyaring leads agar lebih berkualitas
Tidak semua orang yang berkunjung ke website Anda akan membeli. Strategi ini membantu Anda menyaring mana audiens yang benar-benar potensial (prospek panas) dan mana yang hanya sekadar melihat-lihat. Ini akan menghemat waktu dan biaya pemasaran Anda di tahap akhir nanti.
Strategi MOFU yang Bisa Diterapkan
Untuk memaksimalkan potensi penjualan, Anda perlu menerapkan langkah-langkah strategis berikut:
Retargeting iklan ke audiens yang sudah berinteraksi
Pernahkah Anda melihat produk yang sama muncul terus-menerus setelah Anda mengunjungi sebuah web? Itulah retargeting.
Strategi ini sangat efektif untuk mengingatkan kembali audiens yang sempat mampir agar mereka kembali dan mempertimbangkan produk Anda lagi.
Optimasi landing page untuk edukasi produk
Landing page di tahap ini tidak boleh terlalu agresif untuk “hard selling“. Gunakan halaman ini untuk menjelaskan detail manfaat produk, cara penggunaan, hingga jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan (FAQ). Tujuannya agar keraguan pelanggan hilang.
Membuat konten sosial media yang menunjukkan keunikan produk
Gunakan platform sosial media untuk menonjolkan apa yang membuat kami berbeda. Anda bisa menampilkan video di balik layar, proses pembuatan, atau keunggulan teknis yang tidak dimiliki oleh merk lain.
Bagaimana Konten yang Sesuai untuk MOFU?
Konten pada tahap ini harus lebih mendalam dan spesifik. Berikut adalah beberapa jenis konten yang bisa Anda buat:
Perbandingan Produk dengan Merk Lain
Pelanggan di tahap ini senang membandingkan. Berikan mereka tabel atau artikel perbandingan yang objektif. Tunjukkan di mana letak kelebihan kami tanpa harus menjelekkan pihak lain secara berlebihan.
Fokus pada USP (Unique Selling Proposition)

Apa satu hal yang membuat Anda istimewa? Apakah itu harga yang lebih terjangkau, kualitas bahan premium, atau layanan purna jual yang cepat? Pastikan pesan ini tersampaikan dengan jelas di setiap konten Anda.
Review atau Testimoni
Orang lebih percaya pada sesama pembeli daripada iklan. Menampilkan ulasan jujur atau testimoni dari pelanggan yang puas akan memberikan dorongan psikologis yang kuat bagi calon pembeli baru untuk segera melakukan action.
Mengelola strategi pemasaran di tahap tengah memang membutuhkan ketelitian dan kreativitas. Dengan memahami bahwa MOFU adalah kunci untuk mengubah audiens menjadi pembeli setia, Anda dapat menyusun langkah pemasaran yang lebih efektif dan efisien.
Jangan biarkan calon pelanggan potensial Anda pergi begitu saja karena kurangnya edukasi dan pendekatan yang tepat.
Jika Anda merasa kesulitan dalam menyusun strategi konten atau ingin hasil yang lebih profesional dalam pemasaran digital, kami merekomendasikan jasa pembuatan konten dari PAKAR Jasa.
Sebagai agensi digital marketing yang berpengalaman, PAKAR Jasa siap membantu Anda mengoptimalkan setiap tahapan funnel bisnis Anda dengan strategi yang terukur dan tepat sasaran.