Memiliki toko online yang rapi saja tidak cukup untuk mendatangkan pembeli. Di tengah persaingan jutaan penjual, Anda perlu memastikan produk Anda muncul di barisan terdepan.
Salah satu solusi paling efektif adalah dengan memahami cara iklan di Tokopedia.
Dengan iklan, produk Anda memiliki peluang lebih besar untuk dilihat oleh calon pembeli yang sedang mencari barang serupa, sehingga trafik toko meningkat dan potensi pesanan baru pun semakin terbuka lebar.
Namun, sekadar “menyalakan” iklan tidak menjamin keuntungan jika tidak dibarengi dengan strategi yang tepat. Banyak penjual pemula merasa saldo iklannya cepat habis tanpa ada penjualan yang masuk.
Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan beberapa langkah optimasi agar modal yang Anda keluarkan tidak terbuang sia-sia.
Strategi Optimasi Iklan Tokopedia agar Penjualan Meningkat
Iklan adalah sebuah investasi. Agar investasi ini balik modal (ROI) dan memberikan keuntungan maksimal, kami menyarankan Anda mengikuti strategi berikut:
Pilih Keyword dengan Intent Beli Tinggi
Kesalahan umum adalah memilih kata kunci yang terlalu umum. Misalnya, jika Anda menjual “Sepatu Lari Pria Waterproof”, jangan hanya membidik kata kunci “Sepatu”.
Pilihlah kata kunci yang lebih spesifik yang menunjukkan orang tersebut sudah siap membeli, seperti “Sepatu lari anti air” atau “Sepatu lari pria original”.
Gunakan Budget Secara Bertahap
Jangan langsung menggelontorkan dana besar dalam satu hari. Mulailah dengan anggaran harian yang kecil untuk mengetes respon pasar. Lihat jam berapa produk Anda paling banyak diklik dan dibeli. Setelah menemukan pola yang tepat, barulah Anda bisa meningkatkan budget secara perlahan untuk menjangkau lebih banyak orang.
Evaluasi Iklan Secara Rutin

Data adalah kunci keberhasilan cara iklan di Tokopedia. Luangkan waktu setidaknya seminggu sekali untuk mengecek performa iklan Anda.
Perhatikan metrik seperti Click-Through Rate (CTR) dan konversi. Jika ada iklan yang banyak diklik tapi tidak ada yang beli, mungkin ada yang salah dengan foto produk atau harga Anda.
Kesalahan Umum dalam Iklan Tokopedia
Menghindari kesalahan sama pentingnya dengan menjalankan strategi. Berikut adalah beberapa hal yang sering membuat iklan menjadi boncos:
Mengiklankan produk tanpa optimasi
Jangan pernah mengiklankan produk yang fotonya buram, judulnya berantakan, atau belum memiliki ulasan sama sekali. Iklan hanya bertugas mendatangkan orang ke halaman produk Anda. Jika tampilan produknya tidak menarik, mereka akan pergi tanpa membeli. Pastikan konten produk Anda sudah “siap jualan” sebelum diiklankan.
Budget besar tanpa analisis
Banyak penjual berpikir bahwa semakin besar biaya iklan Tokopedia yang dikeluarkan, pasti penjualannya semakin banyak. Padahal, tanpa analisis kata kunci dan kompetisi, budget besar hanya akan habis diklik oleh orang yang tidak berniat membeli.
Tidak memantau performa iklan
Membiarkan iklan berjalan otomatis tanpa pengawasan adalah cara tercepat menghabiskan saldo. Tren pasar dan kompetisi harga berubah setiap hari. Jika Anda tidak memantau performa secara berkala, iklan Anda bisa kalah saing oleh kompetitor yang lebih aktif melakukan optimasi.
Menjalankan promosi di marketplace memang gampang-gampang susah. Meskipun cara iklan di Tokopedia terlihat sederhana, proses optimasi konten dan manajemen iklan membutuhkan waktu serta keahlian khusus.
Jika Anda merasa kesulitan membagi waktu antara mengurus stok barang dan memantau iklan, kami sangat menyarankan Anda untuk bekerja sama dengan ahli di bidangnya.
Agar tampilan produk Anda lebih profesional dan mampu menarik perhatian calon pembeli, Anda bisa memanfaatkan jasa optimasi marketplace dari PAKAR Jasa. Dengan konten yang berkualitas, efektivitas promosi toko Anda akan jauh lebih maksimal.
Sebagai agensi digital marketing yang berpengalaman, PAKAR Jasa siap menjadi mitra konsultan Anda dalam mengelola dan mengoptimasi strategi marketplace.
Kami membantu memastikan setiap rupiah yan1g Anda keluarkan untuk iklan dapat memberikan hasil yang nyata bagi pertumbuhan bisnis Anda.