Apakah Anda sedang mencari informasi tentang generative search engine optimization adalah apa? Jika iya, maka Anda menemukan artikel yang tepat. Baca sampai akhir ya!
Seperti yang sudah kita sadari bersama selama dua dekade terakhir, Search Engine Optimization (SEO) menjadi strategi utama untuk memenangkan visibilitas di Google dan mesin pencari lain. Namun, hadirnya mesin pencari berbasis AI seperti Google AI Overview, Bing Copilot, ChatGPT Search, hingga Perplexity AI mengubah lanskap pencarian secara drastis.
Alih-alih hanya menampilkan daftar link, mesin generatif memberikan jawaban langsung yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya. Inilah yang melahirkan konsep Generative Engine Optimization (GEO) yang merupakan pendekatan baru agar konten kita tidak hanya muncul di SERP, tetapi juga diinterpretasikan dengan benar oleh AI search engine.
Apa Itu Generative Engine Optimization (GEO)
Generative Engine Optimization adalah strategi optimasi konten agar mudah dipahami, diproses, dan dirangkum oleh mesin pencari berbasis AI. Fokus utamanya bukan sekadar kata kunci (keyword), tetapi pada makna, relevansi, dan kredibilitas informasi.
Dalam GEO, kualitas konten diukur berdasarkan:
- Kejelasan jawaban (Apakah konten benar-benar menjawab pertanyaan pengguna)
- Konteks semantik (Apakah topik dibahas dengan mendalam dan diperkaya dengan kata pengganti dan berkaitan, tidak hanya mengulang keyword yang sama)
- Kredibilitas sumber (Apakah informasi berasal dari sumber otoritatif dan terpercaya)
Perbedaan GEO dengan SEO
Untuk memudahkan memahami perbedaan antara GEO dan SEO konvensional, perhatikan tabel berikut:
Aspek | SEO Konvensional | Generative Engine Optimization (GEO) |
Fokus | Kata kunci, backlink, meta tag | Makna, konteks, dan kualitas jawaban |
Target | SERP (Page 1) | AI Overview, rangkuman generatif |
Konten | Optimasi keyword + struktur | Konten human-centric & natural |
Otoritas | Link building, domain authority | Kredibilitas, EEAT, referensi tepercaya |
Strategi Optimasi GEO yang Efektif
Strategi SEO maupun GEO sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda namun menekankan pada beberapa bagian seperti:
- Gunakan bahasa natural & percakapan
Mesin AI dirancang untuk memahami bahasa manusia. Gunakan gaya penulisan seperti sedang berbicara, bukan sekadar memasukkan keyword.
- Optimalkan dengan sinonim & LSI keyword
Jangan terpaku pada satu istilah atau keyword. Misalnya selain “toko bahan bangunan”, gunakan variasi seperti toko bahan bangunan, pusat material bangunan, supplier bahan bangunan, distributor material konstruksi, dan sebagainya
- Bangun kredibilitas dengan EEAT
-
-
- Experience: sertakan pengalaman nyata atau studi kasus.
- Expertise: tulis berdasarkan pengetahuan mendalam atau kutipan ahli.
- Authoritativeness: rujuk sumber resmi, jurnal, atau laporan riset.
- Trustworthiness: tampilkan data yang transparan dan dapat diverifikasi.
-
- Struktur konten yang mudah dipahami AI
-
-
- Gunakan heading (H2, H3) yang jelas.
- Sajikan poin-poin dalam bullet list atau tabel.
- Tambahkan definisi, contoh, hingga FAQ.
-
- Fokus pada kebutuhan user, bukan algoritma
Mesin AI belajar dari perilaku pengguna. Konten yang benar-benar menjawab pertanyaan pengguna akan lebih sering dipilih AI untuk ditampilkan.
- Perkuat dengan multimedia
Sertakan gambar, infografis, atau video yang relevan agar AI punya lebih banyak konteks.
Sampai sini apakah bisa dipahami atau merasa semakin banyak PR-nya? Tenang, sebenarnya Anda tidak harus melakukan semuanya sendiri. Serahkan semuanya pada kami melalui Jasa SEO yang kami tawarkan.
Tunggu apalagi? Hubungi kami sekarang!