CPAS (Collaborative Performance Advertising Solutions) adalah fitur Meta Ads yang menghubungkan iklan Facebook dan Instagram langsung ke halaman produk di marketplace seperti Shopee. Iklan ditampilkan kepada pengguna Meta yang paling mungkin membeli, dengan landing page langsung ke toko Shopee penjual. PAKAR Jasa, Meta Business Partner dan Shopee Certified Enabler, mengelola CPAS untuk brand di berbagai industri.
Apa Itu CPAS dan Bedanya dengan Iklan Meta Ads Biasa?
Iklan Meta Ads biasa mengarahkan traffic ke website brand. CPAS mengarahkan traffic langsung ke halaman toko atau produk di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau Lazada.
Perbedaan ini penting karena pembeli yang sudah familiar dengan marketplace cenderung lebih percaya melakukan checkout di platform yang sudah mereka kenal dibanding website brand yang mungkin baru pertama mereka kunjungi. CPAS menghilangkan “friction” perjalanan dari iklan ke pembelian dengan mempersingkat jalurnya.
Marketplace yang Mendukung CPAS di Indonesia
Saat ini ada tiga marketplace besar di Indonesia yang mendukung program CPAS Meta:
- Shopee: marketplace dengan penetrasi terluas di Indonesia, dengan program CPAS yang paling matang infrastrukturnya
- Tokopedia: mendukung CPAS melalui mekanisme kolaborasi yang serupa dengan Shopee
- Lazada: juga tersedia namun dengan proses dan persyaratan yang sedikit berbeda
Masing-masing marketplace memiliki proses pendaftaran dan persyaratan CPAS-nya sendiri karena program ini merupakan hasil perjanjian bilateral antara Meta dan platform marketplace tersebut.
Syarat untuk Menjalankan CPAS
Ada tiga syarat utama yang perlu dipenuhi sebelum bisa menjalankan kampanye CPAS:
- Syarat 1: Akun seller aktif di marketplace yang dituju (Shopee, Tokopedia, atau Lazada) dengan produk yang sudah terdaftar dan aktif dijual
- Syarat 2: Meta Business Manager yang sudah terverifikasi dengan status yang memungkinkan penggunaan fitur iklan catalog
- Syarat 3: Partner atau agency yang terdaftar sebagai CPAS partner resmi. Seller tidak bisa mengaktifkan dan mengelola CPAS secara mandiri. Aktivasi CPAS harus melalui marketplace (yang memberikan akses) atau agency yang ditunjuk oleh marketplace
Cara Menjalankan CPAS: Proses Step-by-Step
Proses menjalankan CPAS melibatkan beberapa pihak:
- Langkah 1: Hubungi tim Shopee (atau marketplace yang dituju) untuk mengaktifkan akses CPAS di akun seller. Shopee akan menentukan kelayakan berdasarkan performa toko dan kategori produk.
- Langkah 2: Hubungkan Meta Business Manager dengan akun CPAS yang diberikan oleh marketplace.
- Langkah 3: Buat atau sinkronkan Product Catalog di Meta Ads Manager. Catalog berisi data produk (nama, harga, foto, URL) yang akan ditampilkan di iklan.
- Langkah 4: Buat campaign di Ads Manager dengan tipe Catalog Sales. Pilih catalog yang sudah terhubung ke marketplace.
- Langkah 5: Atur audience targeting, budget, dan durasi kampanye. Jalankan kampanye.
Iklan CPAS yang berjalan akan secara otomatis mengarahkan klik ke halaman produk Shopee penjual, bukan ke website brand.
Strategi Targeting untuk Kampanye CPAS
Ada tiga pendekatan targeting yang bisa digunakan, idealnya dijalankan secara bertahap:
- Retargeting: menarget orang yang sudah pernah melihat atau berinteraksi dengan produk di Shopee tapi belum membeli. Shopee menyediakan data audience ini. Mulai dari retargeting karena intent-nya paling tinggi.
- Lookalike: menarget pengguna Meta yang profil datanya mirip dengan pembeli aktual di toko Shopee. Lebih luas dari retargeting tapi lebih relevan dari prospecting murni.
- Prospecting: menarget Core Audience berbasis minat yang relevan dengan kategori produk untuk menjangkau audiens baru yang belum mengenal toko.
Cara Mengukur Performa Kampanye CPAS
Dua sumber data utama untuk evaluasi performa CPAS:
- Meta Ads Manager: tampilkan data ROAS, Cost per Purchase, CTR, dan Reach dari sisi iklan
- Shopee Seller Center: tampilkan data penjualan yang bisa dikorelasikan dengan periode kampanye untuk melihat dampak langsung ke toko
Beberapa marketplace juga menyediakan laporan CPAS terintegrasi yang menggabungkan data iklan dan penjualan dalam satu tampilan untuk analisis yang lebih mudah.
Studi Kasus
Skenario berikut adalah ilustrasi hipotetis berdasarkan parameter aktual PAKAR Jasa. Angka dan proses mencerminkan ketentuan nyata, profil adalah fiktif dan tidak merepresentasikan individu manapun.
Sebuah brand consumer goods di Bandung, dikelola pemiliknya yang berusia 40 tahun, aktif menjual di Shopee dengan ratusan SKU produk. Sebelum CPAS: Meta Ads yang dijalankan mengarahkan traffic ke website brand, tapi konversi ke penjualan di Shopee sulit dilacak dan atribusi tidak jelas.
Setelah mengaktifkan CPAS dengan dukungan PAKAR Jasa sebagai Shopee Certified Enabler: traffic langsung diarahkan ke halaman produk Shopee. ROAS menjadi terukur per produk, dan tim bisa mengidentifikasi kategori produk mana yang paling responsif terhadap iklan untuk pengalokasian budget yang lebih efisien.
Kapan Perlu Bantuan Agency untuk CPAS?
- Proses aktivasi CPAS di marketplace belum diketahui atau belum pernah dilakukan sebelumnya
- Setup Catalog Ads di Meta Ads Manager memerlukan konfigurasi yang lebih teknis dari kampanye biasa
- Ingin mengintegrasikan strategi CPAS dengan kampanye Meta Ads reguler yang sudah berjalan
PAKAR Jasa adalah salah satu dari sedikit agency di Indonesia yang memegang status Meta Business Partner sekaligus Shopee Certified Enabler, memungkinkan pengelolaan CPAS end-to-end. Klik halaman jasa iklan Meta atau hubungi tim PAKAR Jasa melalui WhatsApp +62 811-8862-527
Kesimpulan
- CPAS menghubungkan iklan Meta langsung ke halaman produk di Shopee, Tokopedia, atau Lazada, mempersingkat jalur dari iklan ke pembelian.
- Seller tidak bisa setup CPAS secara mandiri. Aktivasi harus melalui koordinasi dengan marketplace dan agency yang terdaftar sebagai CPAS partner.
- Urutan targeting yang disarankan: mulai dari retargeting (intent tertinggi), kemudian Lookalike, kemudian prospecting untuk ekspansi jangkauan.
FAQ – CPAS Meta Ads untuk Seller Shopee
Q1: Apa itu CPAS dan bedanya dengan iklan Meta Ads biasa?
A: CPAS (Collaborative Performance Advertising Solutions) mengarahkan traffic dari iklan Meta langsung ke halaman produk di marketplace seperti Shopee, berbeda dari iklan Meta biasa yang mengarahkan ke website brand. Pembeli checkout di marketplace yang sudah mereka percaya, sehingga mengurangi hambatan dalam proses pembelian dan memudahkan atribusi penjualan ke iklan.
Q2: Apakah seller Shopee bisa setup CPAS sendiri tanpa agency?
A: Aktivasi CPAS melibatkan koordinasi antara seller, Meta, dan marketplace. Shopee memberikan akses CPAS kepada seller yang memenuhi syarat, namun setup teknis di Meta Ads Manager memerlukan keahlian dalam Catalog Ads. Banyak seller bekerja dengan agency yang memiliki pengalaman CPAS dan terdaftar sebagai partner resmi untuk memastikan setup yang benar.
Q3: Marketplace apa saja yang mendukung CPAS di Indonesia?
A: Saat ini marketplace yang mendukung CPAS di Indonesia meliputi Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Masing-masing memiliki proses dan persyaratan yang sedikit berbeda karena program ini merupakan hasil perjanjian kolaborasi bilateral antara Meta dan platform marketplace tersebut secara terpisah.
Q4: Bagaimana cara mengukur ROAS dari kampanye CPAS?
A: ROAS dihitung dari total nilai penjualan yang dihasilkan melalui iklan dibagi total pengeluaran iklan. Data penjualan bisa dilihat di Shopee Seller Center dengan mencocokkan periode kampanye, sementara pengeluaran iklan ada di Meta Ads Manager. Beberapa marketplace juga menyediakan laporan CPAS terintegrasi yang menggabungkan kedua sumber data.
Q5: Berapa budget minimum untuk kampanye CPAS?
A: Tidak ada angka minimum teknis yang dipublikasikan khusus untuk CPAS. Panduan yang bisa digunakan: hitung budget harian minimum per ad set berdasarkan threshold learning phase Meta yaitu Target Cost per Purchase dikali 50 konversi dibagi 7 hari. Ini memastikan fase learning selesai dalam waktu wajar agar kampanye bisa dioptimalkan secara efektif.